Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Kawal Rencana Pembebasan Lahan Masyarakat Adat Untuk Pembangunan Pembangkita Listrik Tenaga Air (PLTA) Kumbih 45 MW Di Kabupaten Pakpak Barat Kepedulian Pemerintah dan Solidaritas Netizen, Doa Ibu Janda Lansia di Nias Selatan Akhirnya Terkabul Dr.Harli Siregar : “Kita Harus Mampu Menciptakan Birokrasi Yang Bebas Dari Korupsi Guna Menghadirkan Pelayanan Publik Yang Berkualitas, Cepat, Dan Berkeadilan Brimob Sumut Turun Langsung Bangun Hunian Tetap, Warga Desa Napa Mulai Bangkit Brimob Sumut Hadir Sejak Pencarian hingga Pemulihan Warga di Tapanuli Tengah Luncurkan LAKOSTE, Layanan Kunjungan Rutan Medan Naik Kelas

Kriminal

Dua Jurnalis di Sergai Dikeroyok Komplotan Mafia BBM

badge-check


					Dua Jurnalis di Sergai Dikeroyok Komplotan Mafia BBM Perbesar

Bedahkasus.com, Sergei – Aksi kekerasan terhadap insan pers kembali terjadi. Dua jurnalis asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Willy Irwansyah Lubis wartawan Media Online Tribrata TV dan Darma Nur wartawan Hallopos, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga merupakan komplotan mafia bahan bakar minyak (BBM).

Insiden itu terjadi di area SPBU Simpang Tiga Pekan, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 13.47 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban melaporkan seorang pria berinisial FL dan kawan-kawannya ke Mapolsek Perbaungan. Laporan mereka telah tercatat dalam STPL Nomor: LP/B/360/X/2025/STTLP/Polsek Perbaungan/Polres Sergai/Polda Sumut, dengan sangkaan Pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan.

“Awalnya kami mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan pengumpulan BBM jenis Pertalite di SPBU itu dengan cara membeli menggunakan tangki sepeda motor yang sudah dimodifikasi,” ujar Willy.

Ia melanjutkan, saat sedang melakukan pengecekan di lokasi, tiba-tiba seorang pria tak dikenal datang menegurnya. Tak lama berselang, pria berinisial F langsung menyekap lehernya hingga terjatuh ke tanah.

“Setelah aku terjatuh, si F langsung menginjak perutku,” ungkap Willy dengan nada lemah.

Hal senada disampaikan Darma Nur, yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia mengaku dipukuli dengan tangan kosong oleh dua orang rekan F yang tidak dikenalnya.

“Satu orang memegangi aku dari belakang, sementara satu lagi memukul dari depan. Kalau jumpa orangnya aku tau, tapi namanya gak tau,” ujarnya saat ditemui di Mapolsek Perbaungan.

Menanggapi peristiwa itu, Dippan Hutahuruk, sesama jurnalis di Sergai, menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan kekerasan tersebut.

“Saya pribadi sangat mengecam keras perbuatan penganiayaan terhadap jurnalis. Seorang jurnalis bekerja berdasarkan undang-undang dan dilindungi undang-undang sebagai sosial kontrol. Kami minta kepada Kapolsek Perbaungan agar segera menangkap para pelaku pengeroyokan itu,” tegasnya.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan Polsek Perbaungan. Masyarakat dan kalangan pers berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan tegas untuk menegakkan keadilan serta menjamin keamanan para jurnalis di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Teamsus JCS Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Curas 365/BEGAL di Jalan Kapten Batu Sihombing

10 Desember 2025 - 17:52 WIB

Pomparan Raja Sonakmalela Beri Apresiasi atas Keberhasilan Polres Tapanuli Utara  Melakukan Penahanan Terhadap Tersangka Dalam Perkara Dugaan Pelecehan Terhadap Anak Dibawah Umur

14 November 2025 - 14:10 WIB

Polda Sumut Gelar Razia Gabungan di THM Helen’s Night Mart, Dua Pengunjung Positif Narkoba

7 November 2025 - 09:56 WIB

Polda Sumut dan TNI Gelar Razia Humanis di THM Black Owl Medan

6 November 2025 - 08:41 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Beri Ultimatum: Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Kejahatan di Belawan

5 November 2025 - 11:34 WIB

Trending di Kriminal