Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

Diduga Gudang Penimbunan Solar Ilegal Bebas Beroperasi di Tanah Garapan Labuhan Deli, Warga Resah

badge-check


					Diduga Gudang Penimbunan Solar Ilegal Bebas Beroperasi di Tanah Garapan Labuhan Deli, Warga Resah Perbesar

Bedahkasus.com, Labuhan Deli — Aktivitas penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diduga berlangsung bebas dan sudah Dua bulan lebih beroperasi di atas lahan tanah garapan, tepatnya di Jalan Beringin Raya, Pasar X, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, “Selasa (16/12/2025).

Hasil penelusuran wartawan di lapangan berdasarkan keterangan sejumlah warga, menyebutkan bahwa sebuah gudang tertutup yang berada di lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat penimbunan solar dalam jumlah besar. Warga mengungkapkan, aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut BBM kerap terjadi, terutama pada jam-jam tertentu.

“Gudang itu sekitar 2 bulan sudah beroperasi. Kami tahu itu tempat penimbunan solar,” ungkap salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Menurut keterangan warga, gudang tersebut disebut-sebut milik seseorang bernama Inisial AD, yang diduga berasal dari kawasan Belawan. Namun hingga kini, aktivitas gudang tersebut terkesan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.

Keberadaan gudang solar tersebut menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat. Bau menyengat BBM solar disebut hampir setiap hari tercium, bahkan hanya dengan melintas di depan lokasi gudang.

“Baunya sangat kuat, menyengat hidung. Kami terganggu, apalagi kalau angin kencang,” kata warga lainnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, lokasi gudang berada di kawasan padat penduduk serta tidak jauh dari rumah ibadah, sehingga warga takut potensi kebakaran atau ledakan sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kalau sampai terbakar, dampaknya bisa ke mana-mana. Rumah warga dekat semua,” tambah warga.

Dalam keterangannya, warga juga menyebutkan adanya dugaan bahwa gudang tersebut dibekingi oleh oknum aparat, bahkan disebut-sebut berasal dari unsur marinir. Dugaan ini muncul lantaran aktivitas gudang terkesan kebal hukum dan terus beroperasi meski sudah lama diketahui masyarakat.

“Kami heran, kenapa bisa aman terus. Katanya ada yang membekingi,” ujar warga.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI maupun aparat penegak hukum terkait dugaan keterlibatan oknum tersebut.

Masyarakat sekitar mendesak aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait seperti Pertamina dan pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan BBM ilegal ini.

Sampai saat ini, kru awak media ini masih berupaya memintai keterangan penanggungjawab pergudangan maupun pemilik gudang mengenai dugaan penyelewengan BBM di areal gudang tersebut. Sebelumnya, kru awak media telah mendatangi lokasi gudang, akan tetapi terhalang dinding gudang yang tinggi serta pintu gudang yang selalu tertutup rapat.

Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu, demi menjaga keselamatan lingkungan dan mencegah potensi bencana di kawasan permukiman.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Siubea dihubungi kru awak media ini, akan tetapi hingga berita ini diturunkan oleh redaksi Tohap belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini ditayangkan oleh redaksi. Begitu juga dihubungi kembali Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman akan tetapi Kapolres Belawan juga belum memberikan tanggapan apapun hingga berita ini dimuat oleh redaksi.

(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM