Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Operasi Gabungan Imigrasi Belawan Temukan WNA dengan Beragam Izin Tinggal Tim Sergap Polres Asahan Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran, Sajam dan 6 Sepeda Motor Diamankan Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut Sat PJR Induk Sumbar 2 Gencarkan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ajak Masyarakat Jadikan Tertib sebagai Budaya Kualitas Udara Memburuk, Pengendara Diimbau Gunakan Masker dan Tingkatkan Kewaspadaan Ditlantas Polda Sumbar Gelar Aksi Donor Darah Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

HUKUM

Diduga Gudang Penimbunan Solar Ilegal Bebas Beroperasi di Tanah Garapan Labuhan Deli, Warga Resah

badge-check


					Diduga Gudang Penimbunan Solar Ilegal Bebas Beroperasi di Tanah Garapan Labuhan Deli, Warga Resah Perbesar

Bedahkasus.com, Labuhan Deli — Aktivitas penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diduga berlangsung bebas dan sudah Dua bulan lebih beroperasi di atas lahan tanah garapan, tepatnya di Jalan Beringin Raya, Pasar X, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, “Selasa (16/12/2025).

Hasil penelusuran wartawan di lapangan berdasarkan keterangan sejumlah warga, menyebutkan bahwa sebuah gudang tertutup yang berada di lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat penimbunan solar dalam jumlah besar. Warga mengungkapkan, aktivitas keluar-masuk kendaraan pengangkut BBM kerap terjadi, terutama pada jam-jam tertentu.

“Gudang itu sekitar 2 bulan sudah beroperasi. Kami tahu itu tempat penimbunan solar,” ungkap salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Menurut keterangan warga, gudang tersebut disebut-sebut milik seseorang bernama Inisial AD, yang diduga berasal dari kawasan Belawan. Namun hingga kini, aktivitas gudang tersebut terkesan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.

Keberadaan gudang solar tersebut menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat. Bau menyengat BBM solar disebut hampir setiap hari tercium, bahkan hanya dengan melintas di depan lokasi gudang.

“Baunya sangat kuat, menyengat hidung. Kami terganggu, apalagi kalau angin kencang,” kata warga lainnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, lokasi gudang berada di kawasan padat penduduk serta tidak jauh dari rumah ibadah, sehingga warga takut potensi kebakaran atau ledakan sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Kalau sampai terbakar, dampaknya bisa ke mana-mana. Rumah warga dekat semua,” tambah warga.

Dalam keterangannya, warga juga menyebutkan adanya dugaan bahwa gudang tersebut dibekingi oleh oknum aparat, bahkan disebut-sebut berasal dari unsur marinir. Dugaan ini muncul lantaran aktivitas gudang terkesan kebal hukum dan terus beroperasi meski sudah lama diketahui masyarakat.

“Kami heran, kenapa bisa aman terus. Katanya ada yang membekingi,” ujar warga.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI maupun aparat penegak hukum terkait dugaan keterlibatan oknum tersebut.

Masyarakat sekitar mendesak aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait seperti Pertamina dan pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penimbunan BBM ilegal ini.

Sampai saat ini, kru awak media ini masih berupaya memintai keterangan penanggungjawab pergudangan maupun pemilik gudang mengenai dugaan penyelewengan BBM di areal gudang tersebut. Sebelumnya, kru awak media telah mendatangi lokasi gudang, akan tetapi terhalang dinding gudang yang tinggi serta pintu gudang yang selalu tertutup rapat.

Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas dan transparan, tanpa pandang bulu, demi menjaga keselamatan lingkungan dan mencegah potensi bencana di kawasan permukiman.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Siubea dihubungi kru awak media ini, akan tetapi hingga berita ini diturunkan oleh redaksi Tohap belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini ditayangkan oleh redaksi. Begitu juga dihubungi kembali Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman akan tetapi Kapolres Belawan juga belum memberikan tanggapan apapun hingga berita ini dimuat oleh redaksi.

(Red/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Pemkab Deli Serdang dari Sektor Retribusi “Terjun Bebas,” Marak Bangunan Berdiri Tanpa Izin, Salah Satunya di Desa Suka Maju

17 September 2026 - 10:53 WIB

Terungkap!!! Peredaran Judi Togel Marak Diduga Dikendalikan Oknum Kades, Polres Dairi Kehilangan ‘Taji’ DPRD Sumut Angkat Suara

16 September 2026 - 21:29 WIB

“Kasus Anak 13 Tahun Jadi Sorotan, Praktisi Hukum: Jika Bukti Cukup, Tangkap! Jangan Persulit Keluarga Korban”

15 September 2026 - 14:58 WIB

Kapolres Dairi Dinilai Lihai Dihadapan Kamera, Buktinya Judi Togel Milik Oknum Kades Masih Leluasa Meresahkan Masyarakat

15 September 2026 - 13:18 WIB

Polres Dairi Belum Sepenuhnya Membersihkan Aktivitas Perjudian yang Meresahkan Masyarakat, Ini Buktinya..

11 September 2026 - 14:11 WIB

Trending di HUKUM