Menu

Mode Gelap
Kapolres Samosir Tak Berdaya Bersihkan Aktifitas Perjudian dari Kota Wisata, Terbentur Oknum Berambut Cepak Sistem APAR Modern Kini Dilengkapi Teknologi Monitoring untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Gerebek Lapak Narkoba di Perbaungan, Satres Narkoba Polres Sergai Amankan Dua Pengedar MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Sinergi TNI, Polri dan Warga Perkuat Keamanan Malam, Koramil 01/Jatinegara Gelar Patroli Keliling Wilayah Bambang Rukminto Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi DMO Batu Bara Dilakukan Secara Komprehensif

HUKUM

Kinerja Penyidik Unit PPA Polres Samosir Dipertanyakan,Warga serta Keluarga Tersangka Minta Keadilan

badge-check


					Kinerja Penyidik Unit PPA Polres Samosir Dipertanyakan,Warga serta Keluarga Tersangka Minta Keadilan Perbesar

Bedahkasus.com, Samosir– Kasus dugaan pemerkosaan di Kabupaten Samosir kini bukan hanya menyita perhatian publik, tetapi juga menimbulkan keprihatinan mendalam terhadap kinerja penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Samosir,” Selasa (30/9/2025).

Keluarga tersangka CP (71), seorang pria lanjut usia, mengaku terpukul dengan proses hukum yang dinilai terburu-buru dan kurang transparan.

Mereka menilai, penyidik PPA tidak bekerja maksimal dalam menggali keterangan saksi maupun bukti di lapangan.

“Bapak kami sudah tua dan sakit-sakitan. Tapi diperlakukan seolah-olah sudah pasti bersalah, padahal banyak keterangan saksi yang diragukan kebenarannya,” ungkap salah keluarga CP dengan mata berkaca-kaca.

Tokoh masyarakat setempat juga mempertanyakan sikap penyidik yang dianggap tidak objektif.

Menurut mereka, Unit PPA seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme, apalagi kasus ini menyangkut nama baik seseorang yang sudah lanjut usia dan sangat rentan.

“Kita mendukung hukum ditegakkan, tapi jangan ada kesan rekayasa. Keadilan itu harus berdiri di atas fakta, bukan asumsi,” ujar seorang tokoh adat di Samosir.

Keluarga berharap, aparat penegak hukum memberi ruang bagi pembelaan yang adil serta membuka transparansi dalam setiap tahap penyidikan.

Mereka juga meminta agar penyidik PPA tidak hanya berfokus pada laporan semata, tetapi benar-benar menimbang seluruh aspek, termasuk keraguan atas keterangan saksi kunci.

Kasus ini menjadi ujian bagi Polres Samosir dalam menunjukkan komitmennya terhadap penegakan hukum yang adil dan berimbang.

Publik menanti agar proses hukum tidak hanya menjerat secara sepihak, tetapi benar-benar menghadirkan kebenaran yang hakiki.(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

10 Juli 2026 - 10:28 WIB

Memutus Perkara, Padahal Diduga Masih Dalam Sanksi Non Palu Selama 6 Bulan, Oknum Hakim di PN Medan di Laporkan Ke Komisi Yudisial

9 Juli 2026 - 19:18 WIB

Belum Tuntas di Polres, Kini Muncul Dugaan Penggunaan Pin Berbeda oleh Seorang Anggota DPRD Samosir, Publik Pertanyakan Keberadaan Pin Emas Resmi

6 Juli 2026 - 21:12 WIB

Gudang Solar Misterius di Tengah Permukiman Manunggal, Warga Khawatir Ledakan

30 Juni 2026 - 10:36 WIB

Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Publik Menanti Ketegasan Pengusutan Polemik Pin Emas DPRD Samosir

29 Juni 2026 - 11:40 WIB

Trending di HUKUM