Bedahkasus.com,Padang — Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Induk Sumbar 2 Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat terus menggencarkan kampanye keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menggunakan jalan raya.
Kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026), dengan menyasar para pengguna jalan di sejumlah ruas jalan utama di wilayah Sumatera Barat. Dalam kegiatan itu, personel Sat PJR Induk Sumbar 2 turun langsung memberikan imbauan serta edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya menerapkan perilaku tertib dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Kampanye tersebut mengusung tema “Berlalu Lintas yang Baik, Cermin Budaya Kita”. Selain itu, personel juga menyampaikan semangat “Tertib Berlalu Lintas Menuju Indonesia Maju” serta pesan “Tertib Berlalu Lintas, Selamat Sampai Tujuan.”
Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, tetapi juga menjadi ajakan kepada seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, disiplin dan bertanggung jawab.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., melalui Sat PJR Induk Sumbar 2 menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian seluruh masyarakat.
«“Berlalu lintas yang baik adalah cermin budaya kita. Aturan lalu lintas bukan sekadar larangan, melainkan jaminan keselamatan bagi kita semua. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan harus dimulai dari kesadaran setiap individu,” ujarnya sebagaimana disampaikan melalui personel Sat PJR Induk Sumbar 2.»
Menurutnya, membangun budaya keselamatan di jalan raya membutuhkan keterlibatan bersama. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas ketika berada di jalan.
Ia juga mengingatkan para pengendara agar tidak menganggap remeh berbagai aturan dasar dalam berlalu lintas. Penggunaan perlengkapan keselamatan, pengendalian kecepatan, konsentrasi saat berkendara serta kelengkapan administrasi kendaraan merupakan bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang aman.
«“Kami mengajak masyarakat untuk memulai kepatuhan dari diri sendiri. Gunakan helm standar SNI, patuhi batas kecepatan, gunakan sabuk pengaman, jangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta pastikan surat-surat kendaraan lengkap,” tegasnya.»
Dalam kampanye tersebut, personel Sat PJR Induk Sumbar 2 menyampaikan lima pesan utama kepada para pengguna jalan.
Pertama, menggunakan helm standar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor sebagai bentuk perlindungan terhadap kepala apabila terjadi kecelakaan.
Kedua, tidak melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan. Pengendara diingatkan agar menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, kepadatan lalu lintas dan lingkungan sekitar.
Ketiga, memastikan sabuk pengaman terpasang bagi pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat maupun kendaraan yang dilengkapi perangkat keselamatan tersebut.
Keempat, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, karena aktivitas tersebut dapat mengurangi konsentrasi dan perhatian pengemudi terhadap kondisi lalu lintas.
Kelima, melengkapi surat-surat kendaraan, sehingga setiap kendaraan yang digunakan di jalan memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku.
Selain menyampaikan pesan keselamatan, personel Sat PJR Induk Sumbar 2 juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan. Keselamatan berlalu lintas dinilai bukan hanya menyangkut keselamatan pengendara secara pribadi, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan lainnya.
«“Jangan sampai kebiasaan kecil yang dianggap sepele justru menimbulkan risiko bagi diri sendiri maupun orang lain. Mari kita saling menghormati sesama pengguna jalan dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama,” pesan personel Sat PJR Induk Sumbar 2
(Gayus Hutabarat).










