Direktur CV.ABRAR AKHDAN ; Pelaksanaan Tender Yang Akan Dilaksanakan Panitia BARJAS Dinas PUPR Lampura Diduga Sarat Permainan Tidak Sehat

Lampung Utara – Provinsi Lampung – Pelaksanaan tender yang akan dilaksanakan oleh panitia BARJAS Dinas PU.PR  Kabupaten Lampung Utara dalam waktu dekat ini, di duga ada indikasi permainan tidak sehat untuk memenangkan perusahaan yang sudah di arah kan.

Hal itu di sampaikan oleh BAIHAKI selaku Direktur CV.ABRAR AKHDAN.

Selanjutnya melalui media ini,Baihaki menghimbau kepada Dinas PU.PR Kabupaten Lampung Utara untuk tidak menimbulkan kegaduhan-kegaduhan dan persaingan yang tidak sehat, apa lagi kita ketahui bersama Kabupaten Lampung Utara ini masih dalam kondisi depisit anggaran, jadi jangan coba-coba ada permainan dalam tender nanti,” ucap Baihaki.

Menurut Baihaki persyaratan tender yang akan dilaksanakan itu sangat memberatkan, contohnya di duga dalam dokumen nanti di lembaran K.A.K nya sudah ada indikasi arahan, jarak A.M.P sudah di beri batas  kurang lebih 80km dari Kabupaten Lampung Utara, jadi sudah jelas disini ada permainan yang tidak sehat, apalagi bila rekening koran sudah di beri batas 30,% dari nilai paket yang akan kita tawar,serta masih banyak persyaratan lain yang memberatkan kontraktor kecil, hal ini secara otomatis untuk dukungan AMP maupun dukungan alat tidak diberikan pada perusahaan kami,” tuturnya. 

Direktur CV.ABRAR AKHDAN itu juga meminta pada pihak aparat penegak hukum Kabupaten Lampung Utara maupun APH Provinsi Lampung untuk menindak tegas apabila ada kejanggalan dalam pelaksanaan tender yang akan datang.

“Saya akan laporkan kepada APH yang ada di Kabupaten Lampung Utara maupun APH yang ada di Provinsi Lampung bahkan bila perlu saya akan laporkan ke KPK di pusat, jadi Panitia dan Dinas PUPR jangan coba-coba bermain api,” Pungkas Baihaki.

Hal senada juga disampaikan oleh Sofyan Toni selaku Ketua Lsm Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Lampung Utara ” Tender proyek yang akan dilaksanakan oleh Panitia BARJAS Kab.Lampung Utara dalam dokumennya itu sudah diatur dan di arahkan, ini sangat disayangkan ,”ujar Sofyan,kamis,(11/11/2021).

“Apalagi proyek yang mengunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dana ini bukan dana bantuan melainkan pinjaman dengan pengembalian berbunga, untuk itu saya meminta pihak panitia BARJAS ataupun pihak Dinas PUPR agar jangan bermain-main dalam tender nantinya, apalagi senter terdengar kabar bahwa kegiatan tersebut diduga ada pihak swasta yang menungganginya,tentunya hal ini apabila benar itu sangat disayangkan sekali,”tandas penerima mandat Ketua LMPI Kabupaten Lampung Utara itu.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: