Tim Kesehatan Desa Kembang Gading Sosialisasikan Covid-19 Di SMP 3 Absel

Kepala Sekolah SMP 3 Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung bersama Tim Kesehatan Puskesmas Pembantu Desa Kembang Gading Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Covid-19 terkait rencana KBM tatap muka januari mendatang,rabu (2/12/2020).

Kepala Sekolah Martini,S.pd menerangkan sesuai dengan arahan dari Plt.Kadis Pendidikan Kabupaten Lampung Utara,Mikhael Saragih bahwasanya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka akan dimulai pada awal januari 2021 mendatang tentunya dengan persyaratan menjalankan protokol kesehatan dan untuk kapasitas siswa harus dibatasi.

“Selain kesiapan prokes maka jumlah siswa harus dibatasi, mungkin mekanisme nya dibuat sekolah dua sesi pagi dan sore,” terang Martini.

Pada kesempatan itu Kapustu Desa Kembang Gading, Tusi Anggraini,Amd,Keb didampingi Bidan Desa Saimah,Amd,Keb memaparkan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19.

“Kita tak perlu panik berlebihan atas informasi-informasi penyebaran covid-19,kita tenang dan tetap waspada, kita harus tahu bagaimana langkah untuk mengatasi covid-19 dengan cara berprilaku hidup bersih dan sehat,seperti rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir atau memakai hand sanitizer anti septik jika saat bepergian terutama ketika sedang beraktifitas diluar ruangan,perbanyak mengonsumsi gizi seimbang serta istirahat yang cukup, jika sakit batuk agar menerapkan etika batuk, jika sakit berlanjut segera periksakan ke fasilitas kesehatan,selanjutnya jika ada orang baru dari bepergian atau baru datang dari daerah yang terjangkit virus corona harap melapor ke pihak kesehatan agar bisa dipantau kesehatannya selama 14 hari,” papar Bidan Tusi.

Dalam acara tersebut Kepsek SMP 3 Abung Selatan juga meminta para wali murid untuk menandatangani surat kesepakatan/persetujuan wali murid terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka yang akan dimulai pada januari 2021 mendatang yang dihadiri juga oleh Mat Sani selaku komite sekolah.

Di rilis dari bedahkasus.com dengan judul “Lampung Utara Kasus Covid19 Bertambah 54 Kasus, 37 Asal Santri Ponpes Wali Songo” Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lampura, dr. Dian Mauli, M.H menjelaskan terkait 37 kasus Covid-19 klaster Santri Pondok Pesantren Walisongo berdasarkan hasil tracing dari kasus sebelumnya.

“Pasca kasus sebelumnya, 15 santri Walisongo terpapar Covid-19 dan dilakukan Swab maka berdasarkan hasil Swab Test hasilnya ada 37 Santri positif Covid-19” jelas Dian Mauli,senin (30/11).

Kemudian untuk tindak lanjut secara medis Dian Mauli mengatakan akan segera dilakukan Isolasi terhadap santri Walisongo yang terpapar Covid-19, dan akan didirikan tenda untuk tenaga medis di Pondok Pesantren Walisongo.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: